KETIKA dosen pengampu mata kuliah Literasi Komputasi Bpk. Yudha Agung Perkasa, ST menyampaikan kepada mahasiswa HE18Y Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta, bahwa tugas individu pada perkuliahan ini merancang infografis dan videografis, yang langsung muncul dalam pikiran saya adalah: bagaimana cara membuatnya?
Meskipun bekerja di perusahaan media dan pernah belajar (sedikit sekali) mengenai cara editing video, saya belum pernah membuat video animasi sendiri.
Tentu tidak elok kalau untuk tugas kuliah yang sifatnya pribadi ini saya lantas meminta bantuan tenaga animator di kantor untuk mengerjakannya. Selain khawatir nanti hasilnya terlalu bagus (dan dosen malah tidak percaya saya yang bikin hahaha), juga karena untuk tugas semacam ini tentu akan menjadi pengalaman yang sangat baik bila bisa dikerjakan sendiri.
Lagi pula, belum apa-apa pak dosen sudah kasih warning di lembar tugas, sangat jelas ditulis di poin pertama kriteria yang mesti dipenuhi: karya harus orisinal.
Maka akhirnya saya memilih membuat karya videografis menggunakan Powtoon, tools gratisan di internet, dengan lebih dulu mengerjakan slide untuk kebutuhan transisi dan animasinya di Powerpoint. Ya, Powerpoint. Alih-alih memakai software profesional seperti Adobe Premiere, Adobe Ilustrator atau Adobe After Effect (memang nggak bisa, wkwkwk), saya memilih Powerpoint karena inilah software yang sejauh ini paling saya kuasai.

Setelah semua slide siap, barulah saya ekspor file ke Powtoon, untuk finishing videonya. Dengan demikian saya bisa berkreasi lebih bebas, daripada sekadar mencomot template instan yang disediakan di Powtoon.
Hasilnya? menurut saya tidak kalah keren dibandingkan program lain.

Saya menantang diri sendiri bahwa untuk tugas semacam ini bisa kok dikerjakan dengan lebih menikmati prosesnya dari nol; mengumpulkan bahan-bahan, “menjahit” satu per satu bahan di slide menjadi rangkaian scene, sekaligus mengeksplorasi sisi kreativitas dan mungkin juga bakat terpendam di bidang desain (bagian ini lebay sih hahaha).
Sebagian besar bahan saya kerjakan di Powerpoint terlebih dulu, dengan membuat slide satu per satu, yang kemudian dirangkai menggunakan fitur-fitur di bar animation dan transition. Mengatur secara detail timing kapan transisi dari satu objek ke objek lain. Termasuk juga menyesuaikan video dan audio yang disisipkan untuk memperkaya isi videografis ini. Adapun untuk objek-objek seperti icon graphic saya unduh dari sumber-sumber non-license yang banyak tersedia gratis di internet.
So, eng ing eng… lihatlah hasil karya videografis saya berikut ini (klik play):
Total waktu yang saya perlukan untuk merampungkan project ini lebih kurang dua pekan, di sela-sela pekerjaan dan juga tugas-tugas kuliah lain (demi Allah, tugasnya buanyak banget by the way).
Sejauh ini sih saya cukup puas dengan hasilnya, dan dengan bangga mengatakan kepada diri sendiri: “…heii, ternyata kamu bisa juga ya, bikin videografis….” :p



